Hobi itu Candu

Setiap orang (seharusnya) mempunyai hobi. Hobi merupakan kegiatan yang sering dilakukan dan ketika melakukannya akan menimbulkan perasaan bahagia. Hobi sangat beraneka macam, mulai dari hobi yang unik (menurut orang lain), aneh (tidak biasa), ekstrim (mengundang adrenalin), biasa saja bahkan hobi yang tidak perlu (baca: tidur). Contoh hobi unik dan aneh adalah hobi temenku, hobi melihat bus. Aneh bukan?? Baru beberapa hari lalu aku mendengar hobi seaneh itu. Apapun hobinya tujuan dari hobi adalah kepuasan batin dan rasa bahagia. Dan hobi tidak ada aturannya, bebas.

Sekedar info. Hobi saya adalah membaca (sejak kelas 1 SD), menulis (ga jelas kapan pastinya), sepakbola (tahun 2000-now) dan futsal (2008-now), dan masih yang lain-lainnya. Hobi memang banyak membawa kita ke hal-hal yang positif, antara lain menjaga kesehatan, meningkatkan wawasan, membuat kita tertawa, kadang membuat kita melakukan hal yang diluar jangkauan, mengasah otak, dan masih banyak banget hal positif lainnya.

Tapi hobi tidak selamanya positif. Kalau menurut aku, di dalam hobi dapat berlaku hukum magnet. Ketika ada muatan positif mendekati muatan positif yang lain, maka akan tolak menolak. Muatan positif di sini adalah hobi dan tugas/kewajiban, sedangkan tolak menolak yang dimaksud adalah waktu. Jadi tidak mungkin hobi dan kewajiban bisa berlangsung serentak. Hobi disini akan menjadi muatan negatif ketika kamu salah mengambil muatan positif yang berwujud hobi tadi. Sedang di sisi lain ada muatan positif yang lebih kuat berupa kewajiban.

Misal, (pengalaman saya) ketika seharusnya mengerjakan tugas kampus, malah melarikan kaki ke lapangan futsal. Walaupun sempat galau juga ketika memilih antara hobi (futsal) dan tugas. Alasan bagaimanapun tidak bisa diterima kalau kita lebih mengutamakan hobi. Karena tugas hukumnya wajib, sedang futsal hukumnya sunnah. Oleh sebab itu, kita harus mengutamakan SKALA PRIORITAS. Lebih utama mana sih antara kegiatan-kegiatan tersebut. Kita pikirkan matang-matang sebelum mengambil tindakan, jangan mengutamakan ego kita. Ingat!! Lakukan yang lebih wajib dan penting terlebih dahulu.

Dampak positif hobi yang mungkin tidak disadari orang adalah dengan hobi kita bisa menyelesaikan tugas/kewajiban lebih cepat dari waktu normal. Misal, kita sedang mengerjakan tugas kuliah pukul 6 sore sedang jam 8 kita ada futsal. Maka kita akan berpikir lebih keras lagi agar tugas segera selesai. Bagiku sih gitu, tapi pernyataan tersebut tidak berlaku bagi mereka yang suka menunda-nunda waktu dan menganggap mudah atau meremehkan tugas.

So, bagi kalian yang belum punya hobi segera tentukan hobimu biar jelas kalau mau ngisi biodatađŸ˜€. Aku yakin banyak banget yang dapat diperoleh dari hobi. Kalau sudah hobi, susah banget untuk katakana STOP. Hobi >> Kata simple dengan berjuta manfaat.

2 pemikiran pada “Hobi itu Candu

Pembaca yang baik meninggalkan jejak di sini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s