Pilih Juara 2 atau Juara 3??

Dalam suatu kompetisi atau perlombaan pasti ada menang dan kalah. Menang  kalah, sukses gagal merupakan refleksi dari proses yang telah diusahakan baik secara maksimal ataupun belum maksimal. Dari hasil tersebutlah kita bisa memperoleh evaluasi tentang apa saja yang harus kita benahi ataupun apa saja yang harus kita tingkatkan. Bagi mereka yang menang, kesalahan akan tertutup dengan mudahnya. Namun bagi mereka yang kalah, kesalahan akan semakin terlihat lebih besar dan jelas. Bukankah begitu??

Kemenangan dalam kompetisi skala besar  yang melibatkan banyak peserta tentu akan ada urutan juara, seperti : Juara I, II dan III. Seperti halnya dalam suatu kompetisi futsal ataupun kompetisi yang sejenis, yang hanya melibatkan dua peserta saja dalam pertandingan yang saling berebut tempat dengan kompetitornya. Kita persempit lagi bahasan kompetisi yang dimaksud yaitu kompetisi sistem gugur. Di mana tim yang kalah akan langsung angkat kaki (baca: pulang) walaupun mereka tidak angkat tangan (baca: menyerah).

Dalam sistem gugur, semakin mendekati akhir kompetisi maka semakin sedikit jumlah peserta yang tersisa. Sampai tersisa dua pertandingan terakhir yang sangat menentukan dengan menyisakan empat peserta saja, yaitu perebutan juara 1 dan 3. Kok juara 2 ga disebut??

Juara 1, juara yang sudah mutlak dan berakhir dengan kebangaan dan kemenangan. Ga ada yang seru untuk dibahas atau dibandingkan. Jadi, Aku akan membahas juara 2 dan juara 3 aja yang lebih seru dan menarik.

Pernahkah kamu mendengar,membaca atau melihat, “Sebentar lagi akan diselenggarakan pertandingan perebutan juara 2??” Belum kan, dan aku yakin kamu tidak akan pernah mendengarnya sampai kiamat sekalipun.

Juara 2 adalah juara yang ga butuh perjuangan untuk mendapatkannya, dengan catatan sudah berada dipertandingan final. Ga akan pernah ada tim yang berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan juara 2. “Kita harus mengeluarkan semua kemampuan kita, agar mendapatkan juara 2 untuk turnamen kali ini”. Kalimat yang tidak akan mungkin keluar kecuali dari orang yang mempunyai keinginan kokoh dan mimpi yang kuat demi JUARA 2. Sebaliknya, juara 3 adalah title yang sangat diinginkan oleh setiap orang yang gagal ke partai final.

Saat penyerahan pialapun pasti akan kelihatan perbedaan mencolok dari raut muka antara peraih juara 2 dengan juara 3. Raut muka sang juara 2 pasti ada unsur kekecewaan yang mendalam, yang mengakibatkan muka menjadi ambigu antara senang dan sedih, dengan hiasan senyum yang dipaksakan. Bagi juara 3, mereka pasti akan menampakkan muka dengan senyum penuh kebanggaan seakan mereka unggul dari juara 2. Hal itu sebenarnya adalah gambaran perasaan terakhir yang mereka rasakan, bagi juara 2 sedih karena harus kalah dari juara 1 dan juara 3 senang karena mereka menang lawan juara ga penting, juara 4.

Berikut tabel JUARA 2 vs JUARA 3 :

JUARA 2

JUARA 3

^ titel yang tidak diperebutkan ^titel yang diperebutkan
^ tidak terasa aroma juaranya ^sangat terasa bau kemenangannya
^ lupa bahwa juara 2 itu lebih baik dari juara 3 ^ merasa juara 3 itu lebih baik dari juara 2
^ pertandingan terakhir yang menyakitkan, KALAH ^ pertandingan terakhir yang menyenangkan, MENANG
^ foto bareng piala dengan wajah ambigu dan senyum terpaksa ^ foto bareng piala dengan penuh kebanggaan
^ ga pernah diharapkan hadir dalam tim ^ sangat diharapkan dalam tim

Walaupun demikian tetap Juara 2 lebih baik dan lebih unggul dibanding juara 3. Jika memang kamu harus jadi juara 2 janganlah berkecil hati, dan bila kamu jadi juara 3 janganlah angkuh. Tetap syukuri, evaluasi dan benahi diri agar dalam kesempatan selanjutnya tidak berada diantara kedua juara tersebut,melainkan berada dalam puncak tertinggi yaitu JUARA 1. Moving forward guys!!

Pembaca yang baik meninggalkan jejak di sini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s