Kesalahan dan Bias GPS

Berikut saya tuliskan sedikit tentang kesalahan dan bias GPS yang saya rangkum dengan sedemikian rupa dan sesingkat-singkatnya biar gampang dipelajari dan dimengerti. Tulisan ini merupakan rangkuman dari buku Bapak Hasanuddin Z Abidin yang saya rangkum saat menghadapi UTS (Ujian Tengah Semester) semester 6. Semoga bermanfaat, jika ada bagian yang salah mohon kritik dan sarannya🙂

gps-bias(moorescools.com)GPS | umber: moorescools.com

Pengelompokan kesalahan dan bias GPS :

  1. Satelit                                   : kesalahan orbit (ephemeris), keslahan jam satelit;
  2. Medium propagasi          : bias ionosfer, bias troposfer;
  3. Receiver GPS                     : kesalahan jam receiver, kesalahan antenna, derau receiver (noise);
  4. Data pengamatan            : ambiguitas fase, cycle slips;
  5. Lingkungan sekitar GPS : multipath, imaging.

Kesalahan orbit Þ kesalahan dimana posisi satelit yang dilaporkan oleh ephemeris satelit tidak sama dengan posisi yang sebenarnya.

Efek:Ketelitian dari koordonat titik-titik yang ditentukan, baik absolute maupun relatif.

Cara mereduksi: perpendek panjang baseline, perpanjang interval waktu pengamatan, terapkan metode differential positioning.

Bias ionosfer Þ ion-ion bebas (electron) yang mempengaruhi propagasi sinyal GPS.

Sinyal GPS pseudorange diperlambat, fase dipercepat.

Efek: kecepatan, arah, polarisasi, kekuatan sinyal GPS.

Cara mereduksi: gunakan GPS dua frekuensi (L1 dan L2), lakukan differencing hasil pengamatan, perpendek panjang baseline, lakukan pengamatan pada pagi atau malam.

Bias troposfir Þ refraksi oleh lapisan atmosfir netral.

Sinyal GPS psedurange dan fase diperlambat.

Efek: kecepatan dan arah sinyal GPS.

Cara mereduksi: lakukan differencing hasil pengamatan, perpendek panjang baseline, usahakan kedua stasiun pengamat pada ketinggian dan kondisi meteorologis yang relatif sama, estimasi besarnya parameter bias troposfir.

Multipath Þ fenomena dimana sinyal satelit tiba di antena GPS melalui dua atau lebih lintasan yang berbeda.

Sinyal pseudeorange efeknya lebih besar dari fase.

Efek: perbedaan jarak tempuh (kesalahan hasil pengamatan).

Cara mereduksi: hindari lokasi yang reflektif, gunakan antenna GPS secara baik dan tepat, gunakan bidang dasar antena pengabsorbsi sinyal, gunakan receiver yang mampu melawan multipath.

Imaging Þ fenomena yang melibatkan benda konduktif di dekat antenna GPS, membuat antenna bayangan dari antenna sebenarnya

Efek: kesalahan jarak,

Cara mereduksi: hindari lokasi yang reflektif.

Ambiguitas fase Þ jumlah gelombang penuh yang tidak terukur oleh receiver GPS.

 

Cycle slips Þ ketidak-kontinyuan dalam jumlah gelombang penuh dari fase gelombang yang diamati, karena ‘terputus’ dalam pengamatan sinyal GPS.

Selective availability Þ metode yang diaplikasikan untuk memproteksi ketelitian posisi absolute secara real-time.

Efek: kesalahan waktu satelit dan ephemeris.

Cara mereduksi: perpendek panjang baseline, metode penentuan posisi differensial.

Anti spoofing Þ perubahan sinyal GPS dari kode-P menjadi kode-Y, yang strukturnya hanya diketahui oleh pihak militer Amerika Serikat dan yang diizinkan.

Efek: level noise besar, bias ionosfer orde satu tidak bisa dihitung.

Kesalahan jam harus mengacu ke sistem waktu yang sama, sinkron satu sama yang lainnya, menjaga kestabilan. Kesalahan jarak ke satelit oleh kesalahan jam receiver lebih besar dibanding jam satelit.

Efek: penyimpangan (offset, drift, drift rate) dari system waktu GPS.

Cara mereduksi: perpendek panjang baseline, estimasi parameter kesalahan-kesalahan jam.

Kesalahan antenna Þ perbedaan lokasi antara pusat fase dan pusat geometris antenna.

Efek: kesalahan jarak.

Efek dari kesalahan dan bias:

  1. Ketelitian informasi (posisi, kecepatan, percepatan, waktu) yang diperoleh;
  2. Proses penentuan ambiguitas fase.

Cara menghadapi kesalahn dan bias GPS:

  1. Menerapkan mekanisme differencing antar data,
  2. Estimasi parameter dari kesalahan dan bias dalam proses hitung perataan,
  3. Menghitung besarnya kesalahan bias berdasarkan data ukuran langsung,
  4. Menghitung besarnya kesalahan bias berdasarkan model,
  5. Menggunakan strategi pengamatan yang tepat,
  6. Menggunakan strategi pengolahan data yang tepat
  7. Abaikan.

Gimana?? Paham ga?? Maaf bahasanya campur aduk😀

Pembaca yang baik meninggalkan jejak di sini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s