EFC in #OlimpiadeUNDIP2013

number 19Olimpiade UNDIP merupakan kompetisi olahraga dalam berbagai bidang, seperti sepakbola, futsal, basket, voli, dll yang dilaksanakan oleh BEM KM UNDIP yang diikuti oleh semua fakultas yang ada di Universitas Diponegoro. Jadi, ada 11 fakultas atau peserta pada tiap cabangnya. Kompetisi olahraga yang dihelat setahun sekali, betapa prestisenya kompetisi ini. Kompetisi yang membawa nama besar fakultas masing-masing untuk bertanding secara fairplay dengan fakultas yang lain.

Dalam tulisan ini, saya akan khusus membahas olimpiade UNDIP cabang futsal. Karena dicabang itulah yang saya benar-benar merasakan panas dan sengitnya atmosfir pertandingan. Tim futsal teknik yang biasa disebut EFC (Engineering Futsal Club). Tim futsal FT (Fakultas Teknik) pada #olimpiadeUNDIP2013 ini terdiri dari 12 pemain yang berasal dari berbagai jurusan.

Berikut daftar pemain tim Futsal FT #olimpiadeUNDIP2013: 48-Rifky (S1 Elektro), 5-Galih (D3 Sipil), Toni (D3 Sipil), 11-Ridha (S1 Arsitek), 12-Roni (S1 Arsitek), 14-Yogi (S1 Sipil), 17-Gerson (S1 Sipil), Iman (S1 Geologi), 10-Sitohang (S1 Geologi), 15-Bellan (S1 Industri), 3-Rezky (S1 Kimia) dan 19-Ali Amirrudin (S1 Geodesi).

Langsung aja ke lapangan Radja Futsal deh. Cuuusss…

Sistem kompetisi olimpiade UNDIP cabang futsal pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang memakai sistem gugur, tahun ini panitia menggunakan sistem setengah kompetisi. Dari 11 fakultas dibagi kedalam 3 grup. Tim teknik berada di grup A bersama FPP (Fakultas Pertanian dan Peternakan), FH (Fakultas Hukum) dan FK (Fakultas Kedokteran).

 

1st Match

Pertandingan pertama FT bertemu dengan FPP, FT bermain tanpa didampingi pelatih. Tidak adanya pelatih di bench terasa berpengaruh terhadap strategi dan motivasi di lapangan. Namun, saya yakin semua pemain tetap berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan penampilan terbaik demi meraih 3 poin, sesuai dengan instruksi pelatih melalui BBM. Tim Teknik bermain lebih dominan dalam penguasaan bola maupun dalam tembakan ke gawang. Usaha pemain FT yang tak kenal lelah selama 2×10 menit hanya mampu 2 kali mengetarkan tiang gawang. Bukan mengetarkan jala gawang. Sampai peluit pertandingan selesai tidak ada satu bolapun yang berhasil menembus garis gol. Satu poin untuk kedua tim.

Dalam pertandingan ini, pemain nomor 19 sempat mempunyai kesempatan emas one-on-one dengan kiper setelah berhasil merebut bola dari bek lawan. Sempat melirik ke gawang, dan melihat kiper yang akan menjatuhkan diri ke arah kiri. Pemain nomor 19 menendang bola ke arah kanan atas gawang. Jegeer. Bentur mistar. Kesalahan teknik menendang dan karena terlalu emosionalnya untuk mencetak gol, bola yang harusnya dengan mudah menjadi gol malah membentur mistar gawang dengan keras. GAGAL

2nd Match

Berbeda dengan pertandingan pertama, pertandingan kali ini tim Teknik sudah ditemani pelatih di pinggir lapangan. Layaknya bermain PES tim teknik sekarang sudah ada stick yang siap mengatur game plan dan substitution tim. Peran pelatih dalam meracik tim sangat berpengaruh dalam permainan tim. Pemain terlihat memiliki motivasi dan semangat lebih dalam pertandingan ini.

Lawan kali ini adalah tim yang tangguh, tim futsal FH. Selain itu, tim FH juga sudah mengemas 3 poin pada pertandingan pertama. Pertandingan berlangsung menarik dan seru. Dengan strategi yang sedikit berbeda dengan pertandingan pertama, tim teknik bermain lebih dominan. Tim FH hanya sesekali menyerang memanfaat serangan balik. Strategi yang diterapkan pelatih berjalan dengan baik di lapangan. Alhasil, 2 gol tanpa balas tercipta untuk kemenangan tim Teknik. Dua gol dicetak oleh pemain bernomor punggung 10. Tiga poin dibungkus.

Lawan FH, form permainan terburuk selama olimpiade bagi nomor 19. Pemain cadangan ini bermain kebingungan untuk menempatkan posisi ke mana dia akan bergerak dan ke mana harusnya dia berdiri. Agaknya pelatih melihat gelagat pemain nomor 19 yang tidak berkembang dan terkesan mengacaukan strategi pelatih. Tiga menit di lapangan dengan hanya 3 kali sentuhan, nomor 19 out. Benar-benar buruk. -___-

3rd Match

Pertandingan terakhir penyisihan grup, tim FT melawan tim FK. Pertandingan yang tidak akan mempengaruhi 2 tim yang akan mewakili grup A. Setelah sehari sebelum pertandingan ini, FH ditahan imbang 1-1 oleh FPP. Dengan hasil imbang tersebut maka perolehan poin sementara FPP 5 poin, FH 4  poin, FT 4 poin dan FK 0 poin. Kalaupun FT kalah pada pertandingan ini, FT akan tetap lolos karena unggul head-to-head dari FH.

Bermain tanpa beban, tim FT unggul jauh dari FK yang hanya membawa 5 pemain tanpa pemain cadangan. Sebelum pertandingan pelatih FT sudah menyiapkan strategi khusus seandainya FT mampu unggul lebih dari 3 gol. Strategi yang sebenarnya biasa digunakan oleh tim yang tertinggal. Powerplay. Strategi permainan tanpa menggunakan kiper di lapangan, dimana peran kiper digantikan oleh pemain bertahan. Benar saja ketika tim sudah unggul 5 gol, pelatih menerapkan strategi tersebut ketika waktu tinggal menyisakan beberapa menit. Tetapi strategi itu tidak berjalan efektif karena kurangnya latihan. Full time, tim FT menang 5 gol tanpa balas melalui nomor 11,15,17 masing-masing mencetak satu gol, sisanya 2 gol diboyong oleh nomor 10.

Pemain yang mengenakan nomor 19 di punggungnya mulai menemukan ritme permainannya. (hehehe) Permainannya mulai sedikit lebih tenang dari permainan sebelum-sebelumnya. Nomor 19 sempat memliki peluang mencetak gol setelah menerima umpan manis dari nomor 10. Bola yang mengalir ke arahnya sempat terhalang pandangannya oleh pemain lawan sehingga 19 telat menjatuhkan diri untuk menekel bola menuju ke gawang. GAGAL. *semangat nomor 19🙂

Hasil akhir penyisihan grup, FT menjuarai grup A dengan 7 poin tanpa terkalahkan dan mencetak 7 gol tanpa kebobolan, unbeaten and clean sheet.

Tahap perempat final, untuk pertandingan perempat final. Tim yang sudah lolos akan diundi untuk menentukan lawan selanjutnya. Fakultas yang sampai di perempat final: FT, FPP, FEB, FIB, FKM, dan FPIK. Berikut bagan hasil undiannya:

Quarter-Final

FT versus FKM @Radja Futsal. Seperti pada pertandingan pertama, allenatore FT berhalangan hadir dikarenakan ada kepentingan. Tugas allenatore sementara digantikan oleh salah seorang dari Dept PORA BEM-FT, yang mengikuti perintah pelatih melalui BBM. Semangat dan kesuksesan dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya masih terlihat jelas dari raut muka pemain, bahkan meningkat. Wajah yang bersemangat, penuh senyum, dan keyakinan.

Seperti biasa, permainan FT yang dipimpin oleh nomor punggung 12 tampil lebih dominan dalam semua lini. Beberapa menit setelah pertandingan dimulai, nomor punggung 10 membuka kran gol melalui positioning-nya yang luar biasa. Tidak tanggung-tangung, nomor 10 mencetak 2 gol pembuka. Selang 3 menit, FKM mampu mencetak gol melalui tendangan keras. 2-1. Sempat membikin panik pemain FT, FKM harus mengakui keunggulan tim FT, setelah tercipta 5 gol lagi, 4 gol untuk FT dan 1 gol untuk FKM. Gol FT dicetak oleh nomor 10, 17 (2 gol) dan 19.

Gol pertama untuk pemain nomor 19, sekaligus gol pertamanya di tim EFC. Akhirnya. Gol ini tercipta setelah nomor 19 meminjam deker (pelindung tulang kering) dari nomor 17 yang cedera. Gokil dan aneh memang, gara-gara deker pemain nomor 19 mampu memecah kebuntuan golnya selama beberapa pertandingan. Besok-besok cetak gol lagi ya!! Hehe

Semi-Final

Final semakin dekat, di semi-final tim FT bertemu FEB. Pertandingan yang hanya berjarak 5 jam dari pertandingan perempat final. Tim FEB diuntungkan dalam hal kondisi kecapekan karena mereka mendapatkan bye dalam undian sehingga mereka tidak main pada pagi harinya. Namun dalam hal semangat tim FT tidak mau kalah. Pertandingan yang benar-benar berimbang. Jual-beli serangan terjadi tak kenal lelah. Counter-attack berulang kali terlihat di lapangan dilakukan oleh kedua tim bergantian.

Empat gol tercipta berimbang untuk kedua tim, masing-masing 2 gol. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup, permainan masih seimbang 2-2. Penalty kick-pun menjadi jalan terakhir untuk menentukan tim yang berhak lolos ke partai puncak futsal #olimpiadeUNDIP2013.

Lima eksekutor telah dipilih oleh allenatore FT. Tim FT menendang pertama. GOL-gol- GOL-gagal- GOL-gol- GOL-gagal. 4-2 untuk FT. Dengan demikian, FT berhasil melangkahkan kaki ke partai final, semakin dekat dengan gelar Juara.

Kali ini, pemain nomor 19 yang bermain (lagi-lagi) sebagai pemain pengganti tidak mampu berbicara banyak di lapangan. Sempat mendapatkan peluang di depan gawang, namun bola fifty-fifty antara kiper dan nomor 19 harus berakhir sebagai pelanggaran. Pemain 19 dilanggar oleh kiper. Hanya itu peluang dari nomor 19. Ga banyak. Sedikit banget. Banget.

Saat adu penalty. “Ali siap??”, tanya pelatih. “Enggak mas.”, jawab nomor 19 sambil senyum yakin bahwa dia tidak yakin dengan kemampuan mentalnya. Hahaha

Untuk partai final akan saya ulas secara mendalam dan tajam, setajam silet pada postingan setelah pertandingan selesai. Final akan berlangsung di Radja Futsal, Tembalang pada tanggal 10 Juni 2013. Super big match antara Fakultas Teknik melawan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Don’t miss it!!😀

Ini ni coretan pas di Final Futsal #olimpiadeUNDIP2013. Selamat membaca hehe

Pembaca yang baik meninggalkan jejak di sini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s