Kenapa Harus Sedikit Mata Kuliah

Musim KRS-an gini emang paling rame, paling ribut dan paling bikin pusing. Rame banget pemberitahuan facebook di grup angkatan, pemberitahuan yang biasanya hanya 1-2 pemberitahuan yang isinya “Si X menyukai status Anda”, “Si Y mengomentari foto Anda”, “Si Y mencolek Anda” *eh. Sekarang (musim KRS-an) “Si A, Si B dan 100 teman lainya mengirim sesuatu di Grup XYZ”. Rame banget kan? Kurang rame? “Si A, Si B dan 1 juta teman lainya mengirim sesuatu di Grup XYZ”.

Di grup yang biasanya berisi curhatan mingguan berubah menjadi curhatan menitan yang banyak postingan woro-woro mau ambil mata kuliah apa dan di kelas apa. Padahal kelas juga cuma ada dua, kalau ga kelas A, kelas B. Wajar aja kalau ngerjain ujian multi choice susahnya minta maaf, pilihan A dan B aja sudah susah kayak gitu apalagi pilihannya A, B, C, D dan E.

Tidak hanya di grup facebook, di media messangger juga ga kalah rame. Entah via sms, whatsapp, pesan facebook, yang isinya sama persis kamu mau ambil mata kuliah apa dan kelas apa. Tapi kalau via pesan gini, diskusi personalnya lebih enak, jadi bisa cepat nyelesain 2 masalah akut tadi. Tetapi memang pilihan kelas dan mata kuliah bukanlah masalah yang enteng, perlu pertimbangan yang (sangat) matang.

Di samping mata kuliah apa dan kelas apa (di semester akhir), masih ada ‘berapa mata kuliah yang akan diambil’. Masalah ini yang lebih urgent, pertanyaan ini yang akan menentukan capek atau enggaknya otak kita. pertanyaan yang akan menentukan kelangsungan hidup kita sebagai mahasiswa selama satu semester kedepan.

Daaaan…..

KRSKRS Semester tujuh

Jawaban saya untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah mengambil mata kuliah yang memang penting untuk diambil dengan mempertimbangkan nilai dan kekuatan otak kita, memilih kelas yang membuat jadwal kuliah kita menjadi nyaman dan tidak terlalu padat, serta memilih mata kuliah (tidak) sangat sedikit (dan tidak terlalu banyak).

Untuk alasan yang terakhir saya mempunyai beberapa pertimbangan yang mungkin bisa menjadi pertimbangan juga buat kalian yang galau KRS. Kenapa memilih mata kuliah yang sedikit?? Berikut alasannya:

Hemat baju

Bagi orang yang punya penyakit malas mencuci, mengambil mata kuliah sedikit bisa menjadi salah satu solusi untuk meminimalisir berkembangnya penyakit malas. Kalian bisa memakai baju yang sama dalam waktu yang lama sampai kalian merasa badan-badan gatal tanpa merasa malu dan capek gonta-ganti baju karena harus PP kos-kampus. Kalaupun kalian ga mencuci sendiri, kalian bisa berhemat beberapa kilogram baju kotor yang biasa disetor ke mbak laundry.

Hemat uang saku

Kebiasaan kalau menunggu ganti jam kuliah untuk nongkrong di kantin bisa dialihkan untuk tidur siang sambil nonton ftv di kosan (tidur sambil nonton tv bisa ya?). Kebiasaan mengisi perut dengn snack setelah makan soto atau gado-gado, bisa dialihkan untuk mengisi tabungan buat masa depan yang lebih cerah. *cliiing

Hemat bensin

BBM semakin mahal, polusi semakin parah, bumi semakin panas, global warming semakin menjadi-jadi. Maka dari itu kita juga harus perhatian sama bumi dan lingkungan, kalaupun tidak bisa mencegahnya setidaknya kita tidak turut andil dalam bagian merusak lingkungan. Dengan cara tidak mengambil banyak mata kuliah, kita bisa menghemat BBM sekaligus sebagai tanda cinta kasih kita terhadap bumi. *cieee, cinta kasih

Terhindar dari sinar UV-A dan UV-B

Masih berhubungan dengan alasan di atas, panas matahari yang katanya iklan sih mengandung sinar UV-A dan UV-B yang bisa merusak kulit manusia bahkan tidak sembarang body lotion bisa mencegahnya. Apalagi jadwal kuliah yang dimulai barengan saat matahari lagi panas-panasnya dan berakhir saat panas matahari belum juga selesai manasin kita.

Sepatu jadi awet

Gonta-ganti sepatu memang menyenangkan, tapi rela sepatunya cepet rusak gara-gara buat nginjak pedal rem ketika mau belok serta untuk jalan kaki melewati rintangan krikil dan batu cadas. Ditambah lagi harus naikin tangga yang ga berkurang-kurang sejak semester awal.

Pulkam jadi lebih lama

Siapa sih yang ga suka kalau lagi di rumah, makan gratis, minum gratis, bensin gratis, minta uang saku gampang, ketemu sama orang tua, ketemu sama adik-kakak. Hidup bahagia, ga tersiksa sebagai anak kos. Kurang enak apa coba??

Waktu free lebih banyak

Kalaupun ga bisa pulkam dan bertemu dengan orang tua, kita bisa punya waktu yang lebih banyak untuk mengisinya dengan kegiatan yang lebih bermafaat. Seperti belajar di perpustakaan untuk persiapan skripsi/Tugas Akhir (TA) bagi kalian yang sudah merasa angkatan tua, membaca buku, menonton film, jalan-jalan, main futsal, dan kegiatan lainnya yang menyenangkan.

Menakutkan

Alasan terakhir ini adalah alasan yang saya rasa paling logis dan paling menakutkan. Benar-benar menakutkan. Mengambil mata kuliah yang banyak itu seperti pisau bermata dua. Kita bisa saja mengambil banyak mata kuliah lalu mendapatkan nilai A semua sehingga IPK bisa naik, tetapi kalau yang terjadi sebaliknya nilai kita yang diharapkan bisa terbang ke atas dengan selamat malah jadi terjun bebas ke dalam jurang kemiskinan IP. Tragis.

Tetapi bagi kalian yang mempunyai keyakinan dan ingin membuktikan bahwa ga ada ruginya mengambil mata kuliah yang banyak. Silakan. Kalau tujuannya hanya mencari ilmu pada mata kuliah tertentu. Kita bisa aja masuk kuliah sesuai mata kuliah tersebut tanpa harus mengambilnya, selain itu kita juga bebas mau masuk sesuka hati tanpa harus takut dengan jumlah absen kehadiran.

 

Nah, itulah beberapa alasan saya mengambil sedikit mata kuliah untuk semester (tua) ini. Apapun mata kuliah yang diambil, berapapun jumlahnya dan dimanapun kelas yang dipilih. Hendaknya sudah dipikir dan dipertimbangkan dengan matang-matang, bagaimana konsekuensi dan manfaatnya kedepannya. Sepusing dan segalau apapun sekarang, semoga semester depan kita bisa lulus tepat waktu atau sebelum waktunya bersama-sama. Aamiin

Satu pemikiran pada “Kenapa Harus Sedikit Mata Kuliah

Pembaca yang baik meninggalkan jejak di sini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s