Powerplay Training

Setelah lama ga latihan bareng lagi dengan tim teknik. Akhirnya malam tadi (13 Nov 2013), kami berkumpul dan latihan bareng lagi di lapangan futsal ini. Terakhir main bareng itu pas turnamen fisip cup 2013, entah bulan apa itu. Yang pasti tim teknik juara 1 pada turnamen ini. Tim teknik yang maju dengan 2 tim, yang satu kandas di babak perempat final. Dan tim tersebut adalah tim yang aku bela. Walaupun demikian, pada turnamen inilah untuk pertama kalinya aku ditunjuk sebagai kapten tim futsal teknik. Ya, mungkin karena aku emang satu-satunya angkatan tertua dibanding yang lain. -___-

Balik lagi ke pokok bahasan latihan tim teknik. Seperti biasa, traning diawali dengan doa yang dipimpin langsung oleh coach. Lalu, disambung dengan pemanasan jogging muterin lapangan sebanyak 10 kali. Habis itu, peregangan otot yang dipimpin oleh kapten tim teknik (baca: #OlimpiadeUNDIP). Pemanasan dilanjutkan sprint ke depan 2 meter, lalu balik lagi ke posisi awal terus sprint ke depan lagi 4 meter, balik lagi ke belakang 2 meter, balik badan lalu sprint. Demikian berulang-ulang, kurang lebih 10 kali. Pemanasan belum usai, muterin lapangan lagi, dengan aturan ketika berada di sisi lapangan yang pendek jogging lalu ketika di sisi lapangan yang panjang sprint. Pemanasan ini dilakukan selama 3 menit. Coach dengan tegas akan memperingatkan bagi mereka yang ketahuan jalan atau jogging saat di sisi yang panjang.

Fiyuuh, pemanasan usai. Pemain dikumpulkan di tepi lapangan duduk secara random menghadap ke coach yang siap dengan papan kecil berisi bulatan-bulatan kecil yang menempel di atasnya dengan 3 warna berbeda. Satu warna mewakili bola di lapangan.

“Oke hari ini kita latihan POWERPLAY.”, kata coach Yudi dengan tegas.

Mendengar kata ‘powerplay’ mungkin belum familiar bagi sebagian pemain dan sudah familiar bagi yang lainya. Bagiku, memang bukan kata yang asing. Namun, aku belum pernah mempraktikkannya dengan baik di lapangan. Dulu pernah latihan sekali, dan pernah mempraktikkannya di turnamen saat babak penyisihan #OlimpiadeUNDIP 2013.

Coach mulai menjelaskan dengan suara lantang dan jelas sambil menggerakkan bulatan yang menempel di papan sesuai yang dikatannya. Misalnya, coach menggerakkan kemungkinan defence lawan saat kita menggunakan strategi powerplay. Dan posisi yang harus kita lakukkan saat menyerang.

Jadi, aturan dalam strategi powerplay adalah kiper harus melewati garis tengah terlebih dahulu sebelum menerima bola. Jika kiper menerima bola sebelum melewati garis tengah maka foul. Powerplay biasanya digunakan untuk tim yang tertinggal, namun tidak menetup kemungkinan bagi tim yang ingin menambah gol lebih banyak. Karena kekuatan menyerang powerplay adalah 5 pemain melawan 4 pemain. Strategi powerplay memiliki risiko yang besar, jika pemain belakang yang membawa bola kehilangan keseimbangan ataupun lengah ketika membawa bola, maka gawang akan kosong.

powerplay strategyPowerplay Strategy

Posisi pemain dari strategi ini adalah kelima pemain berada pada posisi masing-masing tanpa melakukan rotasi posisi. Di mana kiper berada di kanan atau kiri melewati garis tengah, pemain belakang satu membawa bola di belakang. Pemain belakang ini yang akan mengatur tempo dan jalur umpan. Pilihlah pemain yang pandai membawa bola pada posisi ini. Pemain belakang kedua berada di kanan atau kiri berlawanan dengan posisi kiper. Lalu kedua pemain depan berada di pinggir lapangan daerah lawan di kanan dan kiri gawang. Melebar dan menepi.

Kedua pemain depan, sesekali menusuk masuk ke tengah sebagai tembok umpan. Umpan dilakukan memanfaatkan lebar lapangan. Lakukan umpan dengan sabar di belakang dengan sedikit demi sedikit menekan lawan ke depan. Sesekali boleh melakukkan umpan terobosan menyilang. Saat bola berada di kaki pemain bertahan sebelah kanan maka penyerang sebelah kiri menusuk mendekati gawang. Begitu juga sebaliknya. Selain itu, untuk menciptakan gol, saat bola berada di kaki penyerang sebelah kanan maka penyerang sebelah kiri bergerak ke depan gawang untuk menyambut umpan dan melakukan finishing. Goool.

Kunci dari strategi ini adalah sabar memainkan bola dan jangan sampai bola berhenti bergerak. Jangan melakukan rotasi pemain. Hal itu hanya akan menyulitkan strategi.

Untuk melawan strategi ini, tim bertahan berada di tengah lapangan daerah sendiri membentuk persegi yang tidak terlalu lebar. Bergeraklah mengikuti arah bola sambil mengawasi pergerakan lawan. Jangan pernah ‘sekali ambil’ saat defence, ini hanya akan membuat kita tertinggal jauh dari lawan, tanpa bisa menutup pergerakan selanjutnya. Usahakan bergerak dengan tenang menutup pergerakan lawan. Ingat! Bola boleh lewat lawan jangan lewat dan lawan boleh lewat bola jangan lewat. Okesip.

Nah, itulah ilmu baru yang aku pelajari dari training malam tadi jam 10-12 malam. Semoga bermanfaat dan memberikan kemenangan buat tim. Selamat berlatih dan berjuang!! :))

2 pemikiran pada “Powerplay Training

Pembaca yang baik meninggalkan jejak di sini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s