Semprol


Inilah bagian cerita hidup yang aku lewati karena terpilih atau memilih untuk belajar di jurusan Teknik Geodesi Universitas Diponegoro. Tahapan yang biasa dilewati oleh mahasiswa tingkat akhir yang di dalam KRS-nya sudah tersematkan mata kuliah paling krusial penentu gelar, TUGAS AKHIR. Mata kuliah yang paling berbeda dengan mata kuliah yang lainnya. Mata kuliah yang tidak mempunyai kelas untuk belajar mendengarkan dosen dengan duduk (pura-pura) paham di dalam kelas. Mata kuliah di mana materinya ditentukan oleh diri sendiri.

Seminar proposal yang biasa disingkat sempro. Bukanlah tahapan yang mudah untuk mencapai tahapan ini. Perlu persiapan dan semangat untuk mengerjakan beberapa lembar kertas proposal penelitian. Proposal ini berbeda dengan proposal acara yang biasa digunakan oleh para mahasiswa organisatoris. Mahasiswa yang biasa bikin proposal tidak menjamin akan gampang membuat proposal ini. Namun bukan berarti kamu harus pandai untuk bisa membuat proposal ini, kadang kenekatan untuk mengambil salah satu bidang dari bermacam-macam bidang yang telah dipelajari selama 3,5 tahun sebelumnya diperlukan untuk mencapai akselerasi tembus seminar proposal.

Bagaimana aku bisa termasuk ke dalam 22 mahasiswa sempro? Berikut ceritanya.

2014_4

Sebagai mahasiswa yang pernah membaca buku motivasi, saya sudah mempersiapkan proposal sebelum semester 7 berakhir. Disela-sela waktu sebelum pulang ke kostan, saya sempatkan untuk mampir ke dosen yang saya anggap bisa membantu saya membuat proposal. Walaupun konsultasi saya tidak intens, tapi saya sempat mendapatkan pencerahan dari beliau. Got it. Saya mendapatkan tema untuk Tugas Akhir saya.

Rencana saya, proposal akan saya bikin saat KKN (Kuliah Kerja Nyata) berlangsung. Apa mau dikata, rencana memang paling gampang dibuat, realisasinya alpa. Proposal yang harusnya terdiri dari berratus-ratus baris cuma jadi belasan baris saja. Itupun tidak membentuk paragraf yang baik, kurang tepat jika mau disebut sebagai proposal penelitian. Selesai KKN file word berisi belasan baris tadi hilang dalam Recycle Bin. Karena memang aku anggap, tulisan itu jauh dari ekpektasi.

KKN selesai, file proposal belum juga jadi. Niat tinggal niat tanpa action. Sampai akhirnya ada pencerahan dari seorang temen yang mungkin mahasiswa dengan IPK tertinggi ngajakin aku untuk mengerjakan TA dengan tema yang sama dengannya. Temen yang memang sudah kenal akrab dari sejak SMP. Di tengah-tengah kegalauan penentuan tema dan pembuatan proposal. Ajakan tersebut sangat menggiurkan untuk di-iya-kan secepatnya. Akhirnya aku mengiyakan ajakan itu. Fix. Penelitian tugas akhirku bertemakan GPS.

Setelah mendapatkan tema, semangat yang sempat meredup berkobar lagi. Duduk manis di depan laptop, browsing-browsing, mendengarkan lagu. Dengan konsep yang sama, maka proposalku tidak jauh berbeda dengan acuan dari temenku tadi. Done. Proposal telah jadi. Hari senin aku maju ke dosen dengan modal beberapa modal kertas hvs.
Dosen mulai membolak-balikkan kertas yang aku bawa. Ada raut wajah agak kecewa dengan isi proposalku. Namun, beliau setuju dengan pokok bahasan yang akan saya teliti.
“Oke. Nanti kalau jadi penelitian ini. Dosen pembimbingnya saya saja. Kamu sudah pernah ke lokasi proyek, lihat kondisi lapangan penelitianmu”.

Sempat terdiam sejenak dengan pertanyaan beliau sampai akhirnya mulut ini terbuka. “Rencana besok, saya akan ke sana buat survey lapangan Pak.” Kalimat yang spontan yang sebelumnya tidak ada rencana sama sekali untuk mendatangi lokasi penelitian.

Esoknya, saya mengajak teman saya Singgih Wahyu, sebagai partner kunjungan ke lokasi proyek. Setelah survey lokasi, esoknya saya langsung menemui dosen lagi bersama dengan lembaran kertas yang sudah direvisi. Diawali dengan saya yang bercerita perjalanan menuju lokasi yang salah jalan, sampai bertemu dengan orang kantor. Judul saya yang sebelumnya (judulnya apa saya lupa) direvisi menjadi “Pengamatan GPS Untuk Monitoring Bendungan Jatibarang Menggunakan Software GAMIT 10.5”. Dan masih ada sedikit revisian lagi dari proposal saya.

Untuk mendapatkan izin melaksanakan penelitian di proyek Bendungan Jatibarang, saya mesti izin di Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana yang beralamat di Jl. Brigjen S.Sudiarto 375, Semarang. Demi memperlancar proses izin, saya telah mengantongi nama yang saya dapatkan dari Bapak Adi yang kerja di proyek. Jadi, saya tidak perlu bertanya bagaimana dan dengan siapa agar saya mendapatakn izin penelitian tetapi saya bisa langsung menyebut nama orang yang ingin ditemui. Menurut saya ini lebih efektif untuk mempersingkat proses administrasi yang bertele-tele.

Sampai saya bertemu dengan Bapak Rhino dalam suatu ruangan yang cukup kecil berukuran 3×3 yang diisi oleh 2 meja kerja. Sebelum bertemu saya sempat membayangkan, Bapak Rhino ini sudah senior yang berumur 40an. Perkiraan saya salah, beliau lebih pantas dipanggil Mas ketimbang Bapak ketika di luar jam kantor. Beliau berpenampilan sangat rapi dan kelihatan sukses muda.

Di dalam ruangan tersebut saya mengutarakan sedikit latar belakang dan metode penelitian tersebut. Beliau dengan sangat baik bukan hanya mengizinkan penelitian tetapi juga memberi banyak masukan untuk melengkapi latar belakang dan saran-saran dalam metode pelaksanaan nantinya. Terima kasih banyak Bapak Rhino dan Bapak Adi.

Singkat cerita, hari sempro telah tiba. Tanggal 6 Maret, menjadi hari bersejarah bagi saya karena bisa termasuk dalam peserta seminar proposal gelombang pertama. Dimana saya adalah peserta yang spesial karena menjadi mahasiswa sempro urutan pertama pagi itu.

Selalu ada yang pertama untuk segalanya. Bismillah.

Alhamdulillah sempro berjalan dengan lancar disertai suasana yang nyaman dan menyenangkan tapi tetap serius. Prediksiku akan sempro yang menakutkan yang akan membuat mulut kelu, keringat bercucuran, alhamdulillah itu tidak terjadi. Memang tujuan utama dari sempro adalah untuk membantu mahasiswa dengan masukan-masukan dari dosen pembimbing agar selama pelaksanaan dan pengerjaan tugas akhir mahasiswa berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan.
Seminar proposal bukanlah akhir, itu baru step awal untuk memulai pelaksanaan tugas akhir. Saatnya untuk melaksanakan step-step selanjutnya yang tidak mudah tapi pasti bisa dilalui. Semangat buat @yomaners2010 bagi yang belum sempro maupun yang sudah sempro. Bismillah

IMG_20140418_135503

Pembaca yang baik meninggalkan jejak di sini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s